Friday, February 3, 2012

Tugas Ekspor Impor


1.       Jelaskan apa yang dimaksud dengan:
·         Ekport
Jawab:   Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal, umumnya dalam proses perdagangan. Ekspor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. Pelaku ekspor dinamakan Eksportir.
·         Import
Jawab:   Impor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal, umumnya dalam proses perdagangan. Impor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. Pelaku Impor disebut pula Importir.
·         Letter of credit
Jawab:   Letter of credit Surat yang dikeluarkan oleh suatu bank (bank devisa) atas permintaan dari importir (nasabah/langganan bank tersebut) ditujukan negeri (relasi importir) memberi hak kepada eksportir untuk menarik wesel atas importir bersangkutan untuk sejumlah uang yang disebutkan dalam surat itu, bank yang bersangkutan menjamin untuk mengaksep wesel atau menguangkan wesel yang ditarik asal memenuhi syarat yang tercantum dalam surat.
·         Shipping company
Jawab:  Shipping Company adalah perusahaan yang menyediakan jasa pengeriman barang bagi ekportir maupun importer dengan menggunakan kapal laut.
·         Bill of lading (B/L)
Jawab:   Bill of lading (B/L) adalah dokumen pengangkutan barang yang didalamnya memuat informasi lengkap mengenai nama, pengirim, nama kapal, data muatan, pelabuhan muat dan pelabuhan bongkar, rincian freight dan cara pembayarannya, nama consignee (penerima) atau pemesan, jumlah B/L yang harus di tandatangani dan tanggal penandatangan.

2.       Jelaskan mengapa ekport sebagai salah satu sumber devisa?
Jawab: Karena dengan melakukan ekpor maka sebuah perusahaan akan di kenakan pajak, dan dengan pajak tersebut dapat menambah pemasukan Negara sehingga dapat memenuhi kebutuhan suatu Negara.

3.       Apa yang dimaksud dengan asuransi?
Jawab: Asuransi adalah suatu persetujuan yang menerangkan bahwa pihak penanggung berjanji akan mengganti kerugian sehubungan dengan kerusakan, kerugian, ataupun kehilangan laba yg diharapkan yang dialami oleh tertanggung yg disebabkan oleh suatu kejadian tak tersangka, mengenai perjanjian mana pihak tertanggung harus membayar premi kepada penanggung.
Persetujuan asuransi ini dicantumkan secara terinci dalam "Polis Asuransi"yang ditanda tangani oleh pihak penanggung.

4.       Jelaskan secara singkat 4 tanggung jawab maskapai pelayaran?
Jawab: Menyelenggarakan pengangkutan barang.
Menyelamatkan barang-barang selama perjalanan.
Memelihara barang-barang yang diangkut.
Bertanggung jawab atas kerusakan & kerugian atas barang selama dalam tangannya. Kecuali bila kerusakan disebabkan oleh :
a. Bencana alam..
b. Serangan musuh
c. Kerusakan oleh sifat barang itu sendiri
d. Kelalaian dari pemilik sendiri

5.       Ongkos angkut biasa atau B/L freight rate dihitung dengan tiga macam cara, sebutkan?
Jawab: Dihitung atas dasar berat barang.
Dihitung atas dasar volume barang.
Dihitung atas dasar harga barang.

6.       Sebutkan minimal 4 resiko yang ditanggung dalam mengimpotr/eksport barang?
Jawab:
a. Resiko transportasi
Transportasi internasional berkecenderungan menempuh jarak semakin jauh dengan muatan yang sering berpindah tangan dan masa penyimpnana di gudang yang bertambah lama. Semaunyabisa berakibat meningkatnya resiko kerusakan, kehilangan dan pencurian bila dibandingkan dengan perdagangan domestic. Sebagai konsekuensinya, para importer harus memahami hak-haknya yang sah dalam urusan pengangkutan.
b. Resiko kredit atau non payment
Oleh karena sulit bagi eksportir untuk menelusuri bonafiditas dan reputasi calon pembeli luar negeri, maka resiko untuk tidak dibayar, terlambat dibayar bahkan tidak dibayar sama sekali bisa akan bertambah tinggi.
c. Resiko mutu barang
Bagi importer akan sulit memeriksa secara fisik suatu barang sebelum dikapalkan.
d. Resiko peristiwa tidak terduga
Pemogokan, bencana alam ataupun peperangan bisa mengakibatkan kegagalan pengiriman barang. Peristiwa tidak terduga juga dapat mengubah secara dramatis biaya transportasi karena kenaikan harga bahan bakar kapal atau tertutupnya jalur pelayaran yang ekonomis. Ketentuan yang baik tentang “bencana” yang diatur baik dalam setiap kontrak akan dapat melindungi kedua pihak yang bersangkutan.

7.       Jelaskan tiga cara penyelesaian pembayaran dalam perdagangan luar negri?
Jawab:
a. Letter of Credit (Penarikan Wesel)
Dalam perdagangan internasional, sistem pembayaran dengan menggunakan Letter of Credit (atau disingkat L/C) adalah sistem yang paling baik dan fair baik bagi eksportir maupun importir. L/C merupakan sistem yang paling lazim digunakan para eksportir dan importir karena dalam pelaksanaan L/C, semua pihak, termasuk bank, hanya berurusan dengan dokumen, bukan dengan barang, jasa, atau pelaksanaan lainnya yang berkaitan dengan dokumen bersangkutan. Dengan menggunakan L/C para pihak mendapatkan perlakuan fair, karena kepemilikan atas barang yang diperdagangkan baru dapat berpindah tangan jika semua pihak telah memenuhi kewajibannya.
b. Cash
Pembayaran ini dilakukan dengan menggunakan check atau bank draft, pada saat barang dikirim oleh eksportir atau sebelumnya. Cara ini biasanya tidak disukai oleh pembeli (importir) karena harus tersedia uang kas yang cukup besar, kehilangan penggunaan modal kerja karena barang diterima kemudian serta harus berdasarkan kepercayaan dan kejujuran eksportir. Tetapi cara ini sangat baik bagi eksportir yang keadaan keuangannya lemah dan belum kenal baik dengan importir.
c. Open Account
Cara ini merupakan kebalikan daripada cash. Sebab dengan cara open account barang telah dikirim kepada importir tanpa disertai surat perintah membayar serta dokumen-dokumen. Pembayaran dilakukan setelah beberapa waktu atau terserah kebijaksanaan importir.

8.       Gambarlah prosedur eksport dan import?
Jawab:

9.       Sebutkan masing-masing minimal 3 hak dan kewajiban eksportir dan importer?
Jawab: Eksportir
Kewajiban: melakukan penyerahan barang
Hak               : menerima pembayaran
Importir
Kewajiban: Melunasi harga pembayaran
Hak               : Menuntut penyerahan barang.

10.   Jelaskan apa yang dimaksud dengan pembelian?
Jawab: Pembelian adalah proses bisnis dalam memilih sumber daya-sumber daya, pemesanan dan perolehan barang atau jasa.

11.   Jelaskan secara singkat kendala dalam melakukan pembelian barang?
Jawab:
a.       Perbedaan Mata Uang Antarnegara
Pada umumnya mata uang setiap negara berbeda-beda. Perbedaan inilah yang dapat menghambat perdagangan antarnegara. Negara yang melakukan kegiatan ekspor, biasanya meminta kepada negara pengimpor untuk membayar dengan menggunakan mata uang Negara pengekspor. Pembayarannya tentunya akan berkaitan dengan nilai uang itu sendiri. Padahal nilai uang setiap negara berbeda-beda. Apabila nilai mata uang negara pengekspor lebih tinggi daripada nilai mata uang negara pengimpor, maka dapat menambah pengeluaran bagi negara pengimpor. Dengan demikian, agar kedua negara diuntungkan dan lebih mudah proses perdagangannya perlu adanya penetapan mata uang sebagai standar internasional.
b.      Kualitas Sumber Daya yang Rendah
Rendahnya kualitas tenaga kerja dapat menghambat perdagangan internasional. Mengapa? Karena jika sumber daya manusia rendah, maka kualitas dari hasil produksi akan rendah pula. Suatu negara yang memiliki kualitas barang rendah, akan sulit bersaing dengan barang-barang yang dihasilkan oleh negara lain yang kualitasnya lebih baik. Hal ini tentunya menjadi penghambat bagi negara yang bersangkutan untuk melakukan perdagangan internasional.
c.       Letak geografis suatu wilayah.
Wilayah Indonesia yang merupakan wilayah kepulauan menyulitkan dalam melakukan pengeiriman dari suatu wilayah ke wilayah lain serta tidak mendukungnya infrastruktur mengakibatkan penyaluran sumberdaya alam sering terhambat.
d.      Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara
Setiap negara tentunya akan selalu melindungi barang-barang hasil produksinya sendiri. Mereka tidak ingin barang-barang produksinya tersaingi oleh barang-barang dari luar negeri. Oleh karena itu, setiap negara akan memberlakukan kebijakan untuk melindungi barang-barang dalam negeri. Salah satunya dengan menetapkan tarif impor. Apabila tarif impor tinggi maka barang impor tersebut akan menjadi lebih mahal daripada barang-barang dalam negeri sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi kurang tertarik untuk membeli barang impor. Hal itu akan menjadi penghambat bagi negara lain untuk melakukan perdagangan.

12.   Ada tiga jenis filling system untuk administrasi interen perusahaan ekspor/impor yaitu didasarkan jenis produk, jenis document, dan didasarkan pada tiap transaksi. Menurut anda mana yang paling baik digunakan. Berikan alasannya beserta satu contoh?
Jawab:

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...